Mata uang kripto merupakan salah satu aset bagi para pemegang atau pemiliknya sehingga setiap orang menginginkan aset yang dimiliki tersebut dapat selalu memastikan keamanannya. Salah satu hal paling sering terjadi adalah pencurian terhadap password atau private key wallet, sehingga dapat mengakibatkan aset mata uang kripto yang dimiliki bisa hilang.

Begitu juga halnya dengan EOS yang merupakan salah satu mata uang kripto. Cara termudah untuk melakukan identifikasi pencurian aset adalah dengan selalu dapat melakukan monitoring transaksi yang ditimbulkan oleh akun yang dimiliki. Bagi pemegang EOS untuk saat ini akan sangat mudah melakukan monitoring transaksi akun dengan menggunakan aplikasi EOSAuthority. Dengan menggunakan EOSAuthority maka setiap terjadi transaksi atau aktivitas pada akun maka si pemilik akan diberikan notifikasi melalui telegram ataupun email. 

Melalui post ini saya akan mencoba memberikan tutorial singkat untuk penggunaan EOSAuthority dalam melakukan monitoring akun. Semoga setelah membaca artikel ini akan memberikan manfaat bagi para pemilik akun EOS dalam menjaga aset yang telah dimiliki. Berikut ini adalah langkah-langkah yang harus dilakukan untuk melakukan monitoring melalaui aplikasi EOSAuthority.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengakses halaman EOSAuthority pada alamat https://eosauthority.com atau dapat langsung klik disini. Selanjutnya akan muncul tampilan seperti yang terlihat di bawah ini.

Selanjutnya silahkan scroll ke bagian bawah halaman EOSAuthority, sampai terlihat menu Get alerted for EOS account activity.

Silahkan tap atau klik pada menu tersebut, maka kemudian akan muncul halaman seperti yang ditunjukkan oleh gambar berikut ini:

Untuk mendapatkan notifikasi transaksi melalui aplikasi Telegram, silahkan tap atau klil pada menu Telegram Bot. Selanjutnya akan muncul akonfirmasi untuk menambahkan Bot Telegram EOS Authority Account Alert. Silahkan pilih bahasa yang digunakan dan tambahkan akun nama akun yang akan dimonitor. 

Setelah nama akun EOS berhasil ditambahkan maka untuk berikutnya setiap kali terjadi aktivitas pada akun akan muncul notifikasi melalui aplikasi Telegram. Berikut ini adalah contoh notifikasi yang muncul pada Telegram saat saya melakukan claim hasil Power UP token Karma.

Bagi pemilik akun EOS yang tidak ingin melakukan monitoring aktivitas akun melalui Telegram, EOSAuthority juga menyediakan opsi notifikasi melalui email. Bagi yang ingin menggunakan email untuk menerima notifikasi dapat melakukannya dengan cara memasukkan nama akun EOS dan alamat email yang menjadi tujuan pengiriman notifikasi.

Berikut ini adalah tampilan notifikasi yang dikirimkan dalam bentuk email oleh EOSAuthority pada saat terjadi aktivitas pada akun EOS yang dimonitoring.

Saya pribadi mengaktifkan kedua opsi notifikasi baik melalui Telegram ataupun Email, hal ini saya lakukan dengan pertimbangan sebagai tindakan antisipasi jika salah satu fitur notifikasi tidak bekerja maka saya masih bisa mendapatkan notifikasi dari opsi lainnya. Sebagai contoh, jika sewaktu-waktu bot Telegram bermasalah, saya masih akan mendapatkan notifikasi melalui email.

 

Kesimpulan

Melakukan monitoring melalui aplikasi EOSAuthority sangatlah aman karena untuk melakukan monitor tidak membutuhkan private key dan untuk layanan monitoring ini oleh pihak EOSAuthority diberikan secara gratis tanpa dikenakan charge apapun.

Berdasarkan pengalaman saya menggunakan EOSAuthority untuk memonitor akun, notifikasi yang dikirimkan selalu realtime sehingga setiap aktivitas akun dapat segera diketahui.

Demikian post tentang cara melakukan monitoring akun EOS melalui EOSAuthority, semoga memberikan manfaat bagi yang membutuhkannya.

13 votes, average: 4.92 out of 513 votes, average: 4.92 out of 513 votes, average: 4.92 out of 513 votes, average: 4.92 out of 513 votes, average: 4.92 out of 5 (13 votes, average: 4.92 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
(1213 total tokens earned)
Loading...

Responses