Halo teman-teman. Pada kesempatan ini saya ingin berbagi apa yang sering kita temui baik dalam kehidupan sosial komunitas maupun di media sosial. Terlebih lagi di ekosistem Blockchain, karena kami telah memahami bersama di platform ini setiap pengguna yang membuat konten dihargai dengan uang digital yang dapat ditukar dengan rupiah.

>Halo teman-teman. Pada kesempatan hari ini saya ingin berbagi apa yang sering kita temui baik itu dalam kehidupan sosial masyarakat maupun dalam media sosial. Lebih-lebih lagi di ekosistem Blockchain, karena sudah kita maklumi bersama di platform ini setiap pengguna yang membuat konten dihargai dengan uang digital yang bisa di tukar dengan rupiah.

 

[Source

Maksud saya, budaya memotong lutut adalah bahwa ada beberapa orang yang tidak suka melihat orang lain berkembang ke arah yang lebih baik. Jadi dia mencoba berbagai cara untuk menjatuhkannya.

>Maksud saya, budaya memotong lutut adalah bahwa ada sebagian orang yang tidak suka melihat orang lain berkembang ke arah yang lebih baik. Jadi dia mencoba berbagai cara untuk menjatuhkannya

Dalam masyarakat, misalnya, Anda adalah orang kreatif yang memberikan ide cemerlang untuk membangun suatu wilayah atau desa. Tentu saja orang yang haus kekuasaan atau orang yang tamak dalam hal ini “uang” tidak menyukai ide Anda. Ide yang Anda bangun tentu saja dengan sedikit untung. Sedangkan orang yang haus materi membutuhkan keuntungan besar dari sebuah proyek.

>Dalam masyarakat, misalnya, Anda adalah orang kreatif yang memberikan ide cemerlang untuk membangun suatu wilayah atau desa. Tentu saja orang yang haus kekuasaan atau orang yang tamak dalam hal ini “uang” tidak menyukai ide Anda. Ide yang Anda bangun tentu saja dengan sedikit keuntungan. Sedangkan orang yang haus materi membutuhkan keuntungan besar dari sebuah proyek

Jadi, Anda bisa memperhatikan. Jika di masyarakat masih ada budaya potong lutut, dapat dipastikan setiap tahun suatu daerah atau desa masih membangun irigasi sawah. Sementara daerah lain telah membangun jembatan atau jalan yang layak.

>Jadi, Anda bisa memperhatikan. Jika di masyarakat masih ada budaya potong lutut, dapat dipastikan setiap tahun suatu daerah atau desa masih membangun irigasi sawah. Sementara daerah lain telah membangun jembatan atau jalan yang layak

Bagaimana bisa, ada orang yang punya potensi dan punya ide kreatif tidak diundang untuk membangun bersama. Bahkan, lututnya dipotong sehingga dia tidak bisa lagi menjalankan ide kreatifnya.

>Bagaimana bisa, ada orang yang punya potensi dan punya ide kreatif tidak diundang untuk membangun bersama. Bahkan, lututnya dipotong sehingga dia tidak bisa lagi menjalankan ide kreatifnya.

Ini juga sangat rentan terjadi di antara komunitas media sosial. Budaya memotong lutut sesama anggota komunitas karena satu-satunya obsesi dari uang digital itu sendiri.

>Ini juga sangat rentan terjadi di antara komunitas media sosial. Budaya memotong lutut sesama anggota komunitas karena satu-satunya obsesi Steem/SBD itu sendiri.

Semoga budaya ini tidak menular! 

>Semoga budaya ini tidak menular! 

Regards, Nawarrado

8 votes, average: 4.75 out of 58 votes, average: 4.75 out of 58 votes, average: 4.75 out of 58 votes, average: 4.75 out of 58 votes, average: 4.75 out of 5 (8 votes, average: 4.75 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
(867 total tokens earned)
Loading...

Responses