Hello sahabat trybe semua dan selama malam buat pencinta trybe indonesia.

Malam yang sangat cerah dengan cahaya rembulan dan ditaburi beberapa bintang bintang kecil hingga terlihat indah kuasa allah swt. Malam ini saya ingin melanjutkan perjalanan yang menyenangkan di palau sabang

 

Wah di perjalanan yang berlanjut ini, sangat ingin bercerita banyak hal kali ini, tentunya di pulau sabang yang satu ini.  Setalah pulang dari snorkling, kami berdua kembali ketempat kami menginap atau di wisma kota sabang, setelah sampai diwisma, kami berdua langsung mandi, setelah mandi beberapa menit, kami berdua tertidur pulas hingga azan subuh tidak terdengar sedikit pun ditelingan kami berdua. Pagi itu kami bergegas mandi dan melanjutkan perjalan kami ke 0 kilometer indonesia yang terletak di kota sabang. Banyak pengunjung berdatangan ke titik 0 km ini. Mereka yang datang kesini, ada masyarakat daerah, ada dari dalam negri dan sampai turis asing berdatangan kesini. Di daerah titik 0 km ini, banyak sekali pedagang kaki 5 berjualan disini, mesyarakat disini berjualan baju baju khas sabang, seperti: I LOVE SABANG, PULAU WEH, 0 KM INDONESIA dan bercama ragam khas khas lain yang ada disini.

 

Setelah satu jam lamanya di titik 0 km indonesia, kami melanjutkan perjalanan ke goa sarang. Goa sarang ini terletak  di kaki tebing dan perbukitan hutan yang ada di palau weh.

Goa sarang ini salah tempat yang di penuhi oleh burung burung waled dan goa sarang bisa jadi tempat berenang yang cocok juga, dikarena air yang sangat bening dan jernih, dinasti wisata ini juga menjadi pelengkap berlibur ke pulau sabang ini.

Bagi mereka yang datang dari mancan negara, mereka harus menyewa kendaraan untuk menuju wisata ini, karena letak wisata ini dengan kota sabang kurang lebih 20 km perjam. Jalan menuju wisata ini juga begita estrem, dari melewati beberapa tikungan yang tajam dan menanjak yang sangat tinggi. Tapih anda jangan khawatir, anda cukup berjalan santai, karena daerah pergunungan ini udaranya sangat sejuk dan anda bisa melihat beberapa ekor monyet yang berjalan jalan dipinggir jalan ini. 

Yah, cukup sampai disini saja ya kawan kawan, kalau kawan kawan menarik dengan postingan saya, cukup mengikuti saya di perjalan part 4, pasti akan terlihat sangat menarik di postingan berikutnya.

Terima kasih telah memberi penilaian dipostinang saya, dan terima kasih telah berkunjung. Salam @muhammadsabil

13 votes, average: 5.00 out of 513 votes, average: 5.00 out of 513 votes, average: 5.00 out of 513 votes, average: 5.00 out of 513 votes, average: 5.00 out of 5 (13 votes, average: 5.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
(2309 total tokens earned)
Loading...

Responses