Perkembangan Blokchain sebagai salah satu teknologi pada tahun ini semakin seksi saja. Seharusnya, kesadaran masyarakat lebih penting dalam melakukan implementasi Blockchain terutama di Negara Indonesia.

Sejumlah startup yang bergerak di bidang Blockchain dan mata uang digital (cryptocurrency) saat ini sedang berjalan, khususnya teknologi EOS yang banyak menghubungkan ke platform-platform lain salah satunya Trybe.one.

Jika anda ingin Indonesia menjadi pemimpin Blockchain, maka kesadarang yang utama dilakukan adalah masyarakat ditingkat pendidikan Sekolah meunengah harus memapu mengenal tentang teknologi tersebut.

Selain itu, peran pemerintah juga perlu, yakni harus mengadopsi teknologi ini secara perlahan, dan saya yakin dalam masa dua tahun pasti Blockchain bakal lebih besar di Indonesia, dan juga berpontensi punya kesempatan untuk bisa memegang peran dalam tumbuh kembang industri tersebut. Pasalnya, environment-nya sangat terbuka.

Walau demikian, implementasi Blockchain di Indonesia tidak semulus yang kita dibayangkan. ketika Blockchain harus dikerahkan ke berbagai sektor, instansi terkait harus menyiapkan aturan khusus, terutama regulator harus bisa berkoordinasi dengan pelaku industri Blockchain.

Jika kita bandingkan antara Blockchain di Indonesia dengan Negara Lain, maka kita sangat ketinggalan, dan bisa dikatang pemula,walau di negara tetangga yakni Singapura, Korea Selatan, dan Vietnam, Blockchain masih belum bisa dimanfaatkan secara utuh.

Apalagi di negara dengan ekonomi mature dan pasar terbuka seperti Amerika Serikat, mereka saja belum di-utilize secara utuh. Jadi sebaiknya kita pelan-pelan saja, dan ini butuh waktu bertahun-tahun.

Untuk tahun 2018 ini, bisa dikatakan kita bangkit dari keterpurukan teknologi blockchain dan mata uang kripto. Karena banyak di antara kita mulai menganal sejumlah mata uang tersebut di berbagai market, dan juga market khusus EOS.

Jangan heran, jika tahun ini banyak bermunculan startup yang terjun pada ranah bidang blockchain dan cryptocurrency, teknologi ini perlahan mulai diterima berbagai lapisan industri.

Pertanyaannya, mampukan masyarakat terutama pemerintah untuk melakukan pengembangan dan menjalankan teknologi blockchain,? Biarlah waktu yang menjawab.

Walaupun begitu, saya sendiri masih sangat awam tentang teknologi blockchain, apalagi dengan mengumpulkan mata uang digital airdrop tidak bisa kita nikmati dalam waktu dekat, tetapi butuh waktu bertahun-tahun, begitu juga dengan layanan Minning, atau investasi, sayapun sudah mulai trauma, karena banyak terjadnya scam.

Untuk itu saya sangat berterima kasih kepada rekang trybe yang merupakan mantan steemians yang sudah mengajari saya tentang blockchain.

Salam untuk kita semua.

By @munamaqfirah

9 votes, average: 4.89 out of 59 votes, average: 4.89 out of 59 votes, average: 4.89 out of 59 votes, average: 4.89 out of 59 votes, average: 4.89 out of 5 (9 votes, average: 4.89 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
(729 total tokens earned)
Loading...

Responses