Source – Pixabay.com

Setiap hari kita menghentakkan kaki kita, melangkah dan bahkan berlari dengan kecepatan tinggi. Ya, setiap hari manusia terus melangkah mengejar impian yang telah di cita-citakannnya.

Namun, sekuat apapun kita melangkah tetap saja akan ada masa jedanya. Manusia akan dihadapkan dengan kelalahan, kemudian mereka akan memilih berhenti sejenak untuk beristirahat.

Sekembalinya dari rasa capek dan lelah, manusia kembali lagi melanjutkan perjalanannya. Begitulah seterusnya, tanpa henti saban hari terus melangkah.

Namun ketahuilah, bahwa ada ayunan langkah kaki kita yang tidak dapat mengenal capek dan lelah. Bahkan, saat kondisi yang terkadang diluar kuasa manusia. Ya, bagaikan berjalan di padang pasir tanpa dibekali dengan air minum, namun manusia tetap harus terus melangkah.

Dia adalah langkah kita menuju kematian. Ya, langkah kita menuju ke kuburan adalah langkah yang tidak mengenal hari libur. Di saat langkah kaki kita ke tempat tujuan lainnya memiliki masa jeda. Akan tetapi langkah kaki kita yang satu ini tidak kenal waktu istirahat.

Source – Pixabay.com

Pergantian waktu, hari, bulan dan tahun yang kita lalui, tanpa sedetik pun luput dari hitungan. Sampai masa itu akan tiba dengan sendirinya dan tidak satupun yang bisa menghalangi malaikat maut menjemput kita, ya! Tidak akan ada seorang pun yang bisa menyelamatkan kita dari kematian.

Karenanya, mulailah menghentikan perjalanan kita ketika panggilan Tuhan tiba, karena menuju perjalan yang tidak mengenal hari libur justru sangat amat penting bagi kita. Jika tubuh kita dengan sendirinya bisa mengenali dan mengisyaratkan bahwa kondisinya mulai lowbat, kenapa jiwa dan hati kita tidak bisa memerintahkan tubuh untuk berhenti, membelokkan arah menuju pejalanan yang abadi.

Sekarang, mulailah kita mengenali bahwa ada dua perjalanan yang harus kita jalani. Ya, perjalanan jasmani dan perjalanan rohani. Ada dua perbedaan diantara dua perjalanan tersebut. Saat perjalanan jasmani kita mulai lelah, kita masih bisa untuk berhenti beristirahat. Sangat jauh berbeda dengan perjalan rohani kita yang tidak ada waktu istirahatnya.

Post yang sama dapat anda jumpai di blog Steemit saya @ayuramona (affanhusaini)

10 votes, average: 4.80 out of 510 votes, average: 4.80 out of 510 votes, average: 4.80 out of 510 votes, average: 4.80 out of 510 votes, average: 4.80 out of 5 (10 votes, average: 4.80 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
(1197 total tokens earned)
Loading...

Responses