Sejarah yang hilang di Nanggro Aceh Darussalam (NAD) disebabkan karena minimnya penulis di masa lalu, Aceh yang sangat dikenal oleh dunia tentu banyak memiliki sejarah yang luar biasa, tetapi sangat di sayangkan begitu hebat tanah ini hanya sedikit sejarah yang dikenang oleh masyarakat luas di Nangroe Atjeh Darusaalam. Kejadian-kejadian masa lalu yang patut di kenang oleh generasi selanjutnya hanya diceritakan secara lisan kepada generasi muda oleh yang tua, dengan hal demikian sejarah pasti sedikit demi sedikit akan hilang di kalangan masyarakat. Sepert kita ketahui di beberapa buku pelajaran sejarah hanya terdapat sedikit sejarah aceh yang tertulis, padahal di Aceh banyak sejarah mulai dari Ulama yang sangat habat, aulia dan aceh juga meruapakan daerah Terkuat dan tahan penjajahan selama puluhan tahun.

Seperti halnya sejarah Mesjid Baiturrahman Banda Aceh, kubah mesjid yang dibangun oleh orang aceh ini dulunya dikelilingi oleh emas murni yang disumbang oleh beberapa saudagar kaya di Aceh, setelah mesjid dibangun dengan lingkaran kubah emas, Belanda yang merupakan penjajah di Aceh masa itu merusak dan mengambil emas tersebut, ini merupakan fakta baru yang harus generasi Aceh ketahui sekarang, alasan penjajah Belanda masuk ke Aceh tertulis dibeberapa buku pelajran untuk mengambil rempah-rempah, dengan sejarah yang terdapat pada masa peruntuhan mesjid raya Baiturrahman yang sekarang terletak di pusat kota Banda Aceh, kita bisa mengetahui kalau Belanda ke Aceh adalah untuk merampas emas, di tanah aceh dulu emas sangat banyak dan tidak begitu berharga bagi penduduk aceh, dulu emas ditukar dengan pisang, bahkan ada sejarah mengatakan, dulu lebih berharga asam sunti di bandingkan logam mulia tetsebut, yang lebih hebat lagi Monumen Nasional (Monas) yang ada di ibu kota Jakarta merupakan pemberian dari orang Aceh. Orang belanda dulu sangat lama menjajah Aceh, mereka mengumpulkan emas dan membawa pulang ke Negrinya. Warga Aceh yang dulu masih kurang tertarik dengan logam mulia membuat Belanda bisa leluasa mencari emas di daratan Aceh.

Aceh yang di jajah belanda selama 38 tahun tentu sudah sangat banyak emas di Aceh yang di curi oleh penjajah belanda, walaupu halnya demikian Aceh hingga sekarang merupakan daerah yang banyak memiliki tambang emas setalah Papua. Daerah lain di indonesia sudah dijajah Belanda selama 350 tahun, kecuali bali yang hanya dijajah belanda selama 36 tahun.

25 votes, average: 5.00 out of 525 votes, average: 5.00 out of 525 votes, average: 5.00 out of 525 votes, average: 5.00 out of 525 votes, average: 5.00 out of 5 (25 votes, average: 5.00 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
(4597 total tokens earned)
Loading...

Responses