Perjalanan hidup yang membutuhkan banyak pengalaman tentu tidak jauh dari kemampuan pribadi yang dimiliki oleh seseorang. Pengalaman yang menghampiri seseorang itu datang dari masalah yang pernah dihapai oleh orang tersebut, anda juga pernah mengalami suatu hal yang menyimpang dengan kehidupan anda, anda tidak suka dengan itu, anda tidak nyaman dan tidak tenang, tentu itu masalah bagi anda, masalah itu harus dihindari dengan menyelesaikannya dengan pikiran tenang dan positif. Memgapa saya katakan demikian..?

Dokter mengatakan seseorang yang ingin menyelesaikan suatu masalah harus dalam kesadaran yang positif dan tenang, ini tentu sangat masuk akal karena orang yang panik dan berpikiran negatif itu tidak bisa menyelesaikan masalah, malah menyenabkan masalah baru.

Berhubung dengan cara menyelesaikan maslah tentu banyak cara yang diterapkan, sebagian orang menggunakan kemampuan pribadi saat menyelesaikan masalah, ini adalah kepintaran yang datang dari pemikiran sendiri yang sering dikatakan dengan istilah softskills. Softskill ini kekuatan memikir yang dibawa sejak lahir, saat kita hidup sosial dengan masyarakat sekitar banyak versi anak-anak manusia di lingkungan hidup kita, ada sebagian yang pintar cepat mengetahui hal-hal baru dalam pertumbuhannya. Ada juga sebagian anak yang lambat akan mengetahui hal baru, ini dikarenakan softskillnya lemah.

Softskill inilah yang dibawa dan semakin berkembang yang dibawa ketika dia dewasa. Ketika masalah datang tentu hal yang digunakan dulu pemikiran positif yang dicerna oleh pikirannya.

Berbeda halnya dengan sebagian oranh yang menyelesaikan masalah dengan mengandalkan pemikiran positif oranglain. Saran yang didapatkan kemudian dicerna dan kemudian kesimpulan yang positif dikeluarkannya untuk menyelesaikan masalah tersebut, ini merupakan Hardskill. Hardskill bisa juga dikatakan suatu ilmu yang didapatkan dari modul atau tulisan orang lain. Secara garis besar yang dikatan hardskill itu adalah suatu hal yang tidak murni datang dari pribadi orang tersebut, sesuatu yang datang melalui kolaborasi dua orang atau lebih.

Menurut definisi Dr.Suryadi, Penerapan kedua hal tersebut tentuk lebih diutamakan dengan menggunakan hardskill kalau dalam hal menyelesaikan masalah, karena masalah yang kita hadapi tentu harus diselesaikan dengan pemikiran yang benar-benar matang. Ketika kita mengkaitkan dua pikiran atau lebih tentu kesimpulan yang terakhir lebih sempurna, karena sebab dan akibat yang akan terjadi sudah dipikirkan oleh beberapa orang. Prinsip menyelesaikan secara pribadi tentu tidak begitu sempurna, karena semua kita tau manusia ini tidak lepas dari kekurangan atau istilah kerennya manusia tidak ada yang sempurna.

TERIMAKSIH TELAH MEMBACA ARTIKEL INI !!

11 votes, average: 4.73 out of 511 votes, average: 4.73 out of 511 votes, average: 4.73 out of 511 votes, average: 4.73 out of 511 votes, average: 4.73 out of 5 (11 votes, average: 4.73 out of 5)
You need to be a registered member to rate this.
(1217 total tokens earned)
Loading...

Responses